Sejarah, Salah Satu Alasan IBL Pilih Tim Asal Solo dan Bali Sebagai Kontestan Baru

2 Oktober 2020, 20:40 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Logo Indonesian Basketball League (IBL). /(Indonesian Basketball League)

  • Faktor sejarah jadi alasan manajemen IBL meloloskan tim asal Solo dan Bali sebagai peserta baru musim depan.
  • Dulu, Solo memiliki klub besar bernama Bhinneka Sritex.
  • Sedangkan Bali adalah salah satu penghasil pebasket top Tanah Air.

SKOR.id - Manajemen Indonesian Basketball League (IBL) mengumumkan dua peserta baru untuk kompetisi bola basket paling bergengsi di Tanah Air itu untuk musim 2021.

Meskipun belum menyebutkan nama klubnya, pada Kamis (1/10/2020) kemarin, mereka menyatakan bahwa peserta anyar IBL 2021 tersebut berasal dari Solo dan Bali.

Jadi, sudah bisa dipastikan jika tim yang dimaksud adalah West Bandits Solo dan Bali United. Sebab, keduanya merupakan klub asal Solo dan Bali yang masuk daftar verifikasi IBL.

Direktur Utama (Dirut) IBL Junas Miradiarsyah mengatakan salah satu faktor penting yang membuat tim asal Solo dan Bali terpilih sebagai kontestan anyar adalah sejarah.

Untuk Solo, dulu klub ini memiliki tim yang cukup disegani di Indonesia, yakni Bhinneka Sritex. Ikon klub tersebut adalah I Made Sudiadnyana atau yang akrab disapa Lolik.

Pada KOBATAMA 1999, Bhinneka mampu lolos ke final menantang Satria Muda Jakarta. Sayang, mereka kalah dan harus puas menjadi runner-up.

Sedangkan untuk Bali, daerah ini dipilih menjadi salah satu wilayah ekspansi IBL karena banyak menghasilkan pemain-pemain legendaris.

Selain I Made Sudiadnyana, ada juga Cokorda Raka dan Tri Adnyana Loka. Kedua pebasket tersebut mampu menghasilkan banyak gelar.

"Jadi memang faktor sejarah di Solo dan Bali ini kuat sekali, makanya kami memilih tim asal dua kota tersebut untuk menjadi peserta baru di IBL 2021,"

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah (kedua dari kiri) yakin kompetisi basket musim ini bisa dilanjutkan sesuai protokol kesehatan. Tampak Junas saat membuka Seri I di GOR Sahabat, Semarang, Jawa Tengah, 10 Januari 2020.
Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah (kedua dari kiri) yakin kompetisi basket musim ini bisa dilanjutkan sesuai protokol kesehatan. Tampak Junas saat membuka Seri I di GOR Sahabat, Semarang, Jawa Tengah, 10 Januari 2020. (Twitter.com/IBL Indonesia/@IBLindonesia)

Selain itu, dengan ceruk pasar basket yang besar di Solo dan Bali, kedua wilayah ini sangat cocok menjadi tujuan ekspansi IBL.

Terkait keengganan mencantumkan nama klub asal dua daerah itu dalam pengumuman peserta baru, Junas Miradiarsyah memiliki alasan.

Menurut sang dirut kompetisi, akan lebih baik dan bijaksana jika manajemen tim masing-masing yang mengumumkan hasil verifikasi IBL

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita IBL Lainnya:

Bali United dan West Bandits Akan Jadi Peserta Baru pada IBL 2021

Jadwal Lanjutan IBL 2020, Play-off Dimulai 13 Oktober 

  • Sumber: iblindonesia.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    IBL

    Kamis, 11 Juni 2020

    Pemain Timnas Basket Indonesia Dilarang Bela Klub di IBL 2021

    Timnas Indonesia dipastikan tak berpartisipasi di IBL 2021, dan pemainnya tetap tak boleh membela klub.

    IBL

    Rabu, 12 Agustus 2020

    Bali United Jadi Salah Satu Kandidat Kontestan Baru IBL 2021

    Bali United jadi satu di antara empat tim yang disebut bakal menjadi kontestan baru pada IBL 2021.

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Pindah Home Base, West Bandits Jakarta Bakal Jadi Wakil Solo di IBL 2021

    Secara prinsip, stakeholder basket Kota Solo bakal menduking West Bandits Solo yang tengah berjuang menjadi peserta IBL 2021.

    Terbaru

    IBL

    Rabu, 21 Oktober 2020

    Prawira Bandung Liburkan Latihan, Diftha Pratama Antusias Kerjakan PR

    Diftha Pratama mengaku antusias menyelesaikan pekerjaan rumah dari tim pelatih Prawira Bandung selama libur latihan.

    IBL

    Minggu, 18 Oktober 2020

    Daftar Pemenang IBL Awards 2020: Abraham Damar Grahita MVP

    Berikut daftar lengkap peraih penghargaaan pada IBL Awards 2020.

    IBL

    Jumat, 16 Oktober 2020

    Wasit Basket Internasional Ini Tanggapi Penghentian IBL 2020

    Wasit FIBA asal Indonesia, Harja Jaladri, menerima keputusan penghentian lanjutan IBL 2020 meski dirinya mengaku tak sabar.

    IBL

    Rabu, 14 Oktober 2020

    IBL 2020 Berhenti, Louvre Surabaya Tetap Berlatih demi Mengasah Pemain Muda

    Demi mengasah kemampuan pemain muda, Louvre Surabaya tetap melanjutkan latihan meskipun IBL 2020 dinyatakan berhenti total.

    IBL

    Sabtu, 10 Oktober 2020

    Menunggu Kejelasan IBL 2021, Satria Muda Pertamina Jakarta Liburkan Latihan

    Satria Muda Pertamina meliburkan latihan setelah pengumuman penghentian IBL 2020.

    IBL

    Jumat, 9 Oktober 2020

    Cedera Membuat Adhi Pratama Sulit Bermain dengan Intensitas Tinggi

    Adhi Pratama memutuskan pensiun sebagai pemain basket lantaran kesulitan tampil dengan intensitas tinggi imbas dari cedera.

    IBL

    Jumat, 9 Oktober 2020

    IBL 2020 Dihentikan, Pemimpin Klasemen NSH Jakarta Legawa

    NSH Jakarta mengaku legawa dengan keputusan pengelola liga yang menghentikan IBL 2020 secara permanen.

    IBL

    Kamis, 8 Oktober 2020

    Center Pelita Jaya, Adhi Pratama Menyatakan Pensiun ''Dini'' Sebagai Pebasket

    Adhi Pratama memutuskan pensiun dari basket. Ia telah membawa Pelita Jaya menjadi juara IBL 2017 dan meraih MVP pada NBL 2014-2015

    IBL

    Rabu, 7 Oktober 2020

    IBL 2020 Resmi Dihentikan, Ini Akibat untuk Kompetisi Musim Depan

    Penghentian IBL 2020 berdampak pada kompetisi musim depan. Salah satunya soal IBL Draft yang biasanya ditentukan dari peringkat.

    IBL

    Rabu, 7 Oktober 2020

    IBL 2020 Berakhir Tanpa Juara, Persaingan Sengit Berakhir Antiklimaks

    IBL 2020 resmi dihentikan tanpa ada klub yang meraih juara. Padahal, musim ini, IBL berjalan sangat ketat.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X