Pemain Timnas Boleh Bela Klub, Stapac Masih Pikir-pikir Kembali ke IBL

4 Juli 2020, 17:30 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Ekspresi kegembiraan skuad Stapac Jakarta saat berhasil tampil sebagai juara IBL 2018-2019. /(Dok. IBL Indonesia)

  • Meski pemain Timnas dibolehkan membela klub pada IBL 2021, Stapac Jakarta belum memiliki niat kembali ke kompetisi.
  • Pemilik klub, Irawan Haryono, mengatakan banyak faktor yang menjadi bahan pertimbangannya.
  • Stapac Jakarta merupakan juara IBL 2018-2019 yang memutuskan tak tampil pada IBL 2020 karena banyak pemainnya ditarik ke Timnas. 

SKOR.id - Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) bakal mengubah kebijakan mereka terkait pemanggilan para pemain Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia.

PP Perbasi bakal memberi izin kepada pemain Timnas Basket Indonesia untuk membela klub masing-masing pada gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2021.

Kabar ini membuka kemungkinan juara liga basket Indonesia 13 kali, Stapac Jakarta, menjalani comeback ke IBL.

Pada musim ini, Stapac Jakarta vakum berkompetisi setelah ditinggal empat pemainnya yang dipanggil memperkuat Timnas dan tampil di IBL 2020 dengan nama Indonesia Patriots.

Stok pemain tim milik Irawan Haryono ini pun makin menipis lantaran sejumlah pemain pilar mereka memutuskan pensiun atau dihantam cedera.

Akan tetapi, kembalinya Kaleb Ramot Gemilang, Abraham Damar Grahita, Vincent Kosasih, dan Mei Joni ternyata tak membuat manajemen klub mantap berpartisipasi di IBL 2021.

Irawan Haryono mengatakan, dirinya sama sekali belum berpikir untuk mendaftarkan Stapac Jakarta sebagai kontestan IBL 2021.

Sosok yang akrab disapa Kim Hong ini mengatakan ada beberapa faktor yang mendasari pemikirannya tersebut.

"Salah satunya adalah pandemi Covid-19. Jujur saja, karena pandemi keuangan (tim) juga kena terpaan."

"Jadi untuk musim depan lihat nanti lah. Kami masih pikir-pikir juga apakah akan kembali atau tidak," ujar sosok nyentrik tersebut beberapa waktu lalu.

 

Kaleb Ramot Gemilang (tengah) dalam pertandingan melawan Korea Selatan pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta (20/2/2020).
Kaleb Ramot Gemilang (tengah) dalam pertandingan melawan Korea Selatan pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta (20/2/2020). (Jessica Margaretha/Skor.id)

Irawan Haryono pun menyadari, jika Stapac tak berpartisipasi maka para pemain Timnas yang ada di klubnya bisa kebingungan.

Namun, dengan kualitas yang dimiliki, seharusnya tak sulit bagi Kaleb Ramot dan kawan-kawan mencari pelabuhan baru.

Pada sisi lain, Kim Hong menyebut seluruh pemain Timnas asal Stapac itu masih memiliki kontrak dengan timnya hingga 2021. 

"Kontraknya beragam, ada yang habis akhir 2021, ada yang 2022. Saya enggak terlalu hafal sih karena udah enggak aktif di liga semusim terakhir kan," kata Kim Hong.

Stapac merupakan klub tersukses di Indonesia dengan koleksi 13 gelar juara liga. Mereka sudah menancapkan kukunya sejak 1980-an. Kala itu, tim ini masih bernama ASABA.

Pada IBL 2018-2019, Stapac mampu meraih gelar juara. Berkat tangan dingin pelatih Giedrius Ziebenas, mereka hanya kalah sekali dalam semusim.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Berita Basket Lainnya:

IBL Musim Depan, Pebasket Timnas Bisa Kembali Bela Klub

Alasan Kesehatan, Asisten Pelatih LA Lakers Absen dalam Lanjutan NBA 2019-2020

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

IBL

Kamis, 25 Juni 2020

Serius Lanjutkan Kompetisi pada September, IBL Serahkan Protokol Kesehatan ke Gugus Tugas

IBL minta arahan dan beri protokol kesehatan kepada Gugus Tugas Covid-19.

IBL

Sabtu, 27 Juni 2020

IBL Siap dengan Kemungkinan Terburuk

Manajemen IBL menyadari jika ada potensi kompetisi disetop.

NBA

Sabtu, 4 Juli 2020

Kampanye Anti Rasisme, Inilah 29 Kata Pilihan NBA

NBA dan NBPA telah menyepakati 29 kata yang akan terpampang di jersey pemain sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye anti rasisme.

Terbaru

IBL

Kamis, 13 Agustus 2020

Waspada Covid-19, IBL 2021 Mungkin Kembali ke Format 2016

IBL berpotensi memakai sistem seri panjang seperti pada edisi 2016 jika pandemi Covid-19 tak juga mereda, tahun depan.

IBL

Kamis, 13 Agustus 2020

Pindah Home Base, West Bandits Jakarta Bakal Jadi Wakil Solo di IBL 2021

Secara prinsip, stakeholder basket Kota Solo bakal menduking West Bandits Solo yang tengah berjuang menjadi peserta IBL 2021.

IBL

Rabu, 12 Agustus 2020

Bali United Jadi Salah Satu Kandidat Kontestan Baru IBL 2021

Bali United jadi satu di antara empat tim yang disebut bakal menjadi kontestan baru pada IBL 2021.

IBL

Selasa, 11 Agustus 2020

Tjetjep Firmansyah, Pelatih Basket Legendaris yang Mantan Pemain Timnas Bola Keranjang

Tjetjep Firmansyah, pelatih basket yang pernah menjadi pemain Timnas bola keranjang di Kejuaraan Dunia 1982

IBL

Minggu, 9 Agustus 2020

Sukses Jadi Pemain dan Pelatih, Johannis Winar Lahir dari Keluarga Basket

Johannis Winar yang sukses saat menjadi pemain dan pelatih ternyata lahir dari keluarga basket.

IBL

Sabtu, 8 Agustus 2020

Kencana Wukir, Sosok yang Membuat Pacific Caesar Ditakuti

Kencana Wukir jadi sosok yang berjasa membawa Pacific Caesar Surabaya melaju ke empat besar IBL musim lalu.

IBL

Sabtu, 8 Agustus 2020

Indra Muhammad Gemar Slam Dunk, Resepnya Lompat Tali

Pemain Pacific Caesar, Indra Muhammad, gemar melakukan slam dunk. Hal itu disebabkan kebiasaanya melakukan lompat tali.

IBL

Rabu, 5 Agustus 2020

Bima Perkasa Putus Kontrak dengan Kepala Pelatih Raoul Miguel Hadinoto

Bima Perkasa tidak memperpanjang kontrak kepala pelatih Raoul Miguel “Eboss” Hadinoto, dua asisten, dan satu staf pelatih.

IBL

Selasa, 4 Agustus 2020

Sudah Gelar Swab Test, Satria Muda Siap Kembali Latihan

Para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta kini tinggal menunggu hasil swab test keluar sebelum berlatih untuk menyongsong lanjutan IBL 2020.

IBL

Senin, 3 Agustus 2020

Menpora Beri Lampu Hijau soal Lanjutan IBL 2020

Kemenpora telah memberikan izin kepada pengurus IBL untuk menggulirkan lanjutan musim 2020 pada 13-27 Oktober.

Terpopuler

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X