Misi Besar Bumi Borneo untuk Basket Tanah Air

10 September 2021, 18:03 WIB
Editor: Rais Adnan
Presiden Bumi Borneo Basketball, Yansen Kamto.
Presiden Bumi Borneo Basketball, Yansen Kamto. /(Kemal/Skor.id)

 

SKOR.id - Bumi Kalimantan atau Borneo terkenal sebagai pulau yang kaya akan sumber daya. Mulai sumber daya alam seperti hutan hujan tropis, minyak bumi, dan intan, hingga sumber daya manusianya. Banyak tokoh besar yang merupakan putra asli Kalimantan, termasuk dalam dunia bola basket.

Kalimantan telah menghasilkan banyak pebasket andal. Mulai dari era Nano Sukarma, Ronny Gunawan, Rivaldo Tandra hingga pebasket yang saat ini aktif di Indonesian Basketball League (IBL) seperti Hardianus dan Abraham Wenas. Akan tetapi, karena tak ada klub bola basket profesional di Kalimantan, mereka melanglangbuana pergi ke luar.

Atas dasar itulah, Bumi Borneo Basketball hadir. Klub asal Pontianak itu tengah mempersiapkan diri dalam rangka menuju IBL. Meski berstatus klub profesional, Bumi Borneo tetap mengedepankan pembibitan pemain muda asal Kalimantan agar klub tersebut memiliki kontinuitas dalam sepak terjangnya di kompetisi elite basket Tanah Air.

 

“Misi besar kami adalah menimbulkan antusiasme olahraga bola basket di Kalimantan, khususnya Pontianak, sehingga akan muncul talenta-talenta baru yang akan menjadi tulang punggung timnas basket Indonesia pada masa mendatang,” tutur Yansen Kamto, Presiden Bumi Borneo Basketball.

“Selama ini, klub bola basket identik dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Karena itulah, Bumi Borneo ingin menciptakan ekosistem basket di Kalimantan agar gairah olahraga ini kian menyebar karena banyak anak muda di Kalimantan yang cinta, antusias, dan punya talenta tetapi tidak tahu harus disalurkan ke mana,” ia melanjutkan.

Kehadiran Bumi Borneo disambut antusias oleh Rivaldo Tandra Pangesthio. Menurut pemain yang memutuskan pensiun dini dari basket tersebut, kehadiran Bumi Borneo bisa menjadi wadah bagi para pemain asal Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, untuk bermain di level yang lebih tinggi.

“Pontianak (dan Kalbar secara keseluruhan) selama ini kekurangan wadah. Setelah SMA atau setelah kuliah, ya udah enggak main basket lagi,” kata Rivaldo Tandra.

“Dengan adanya Bumi Borneo, maka basket di Pontianak jadi ada jenjang. Ada klub asal Kalimantan Barat yang berpartisipasi dan ini bagus untuk perkembangan basket di Kalbar,” tuturnya.

Mantan pebasket, Rivaldo Tandra.
Mantan pebasket, Rivaldo Tandra. (Kemal/Skor.id)

Rivaldo pun berharap, kehadiran Bumi Borneo semakin membuat para orang tua di Pontianak mendukung anaknya bermain basket. Pasalnya, kehadiran klub profesional akan memberikan bukti kalau pemain basket merupakan salah satu profesi yang cukup menjanjikan. Ia pun meminta anak-anak di Kalbar semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bermain basketnya.

“Selama ini anak daerah mungkin kesempatannya lebih sedikit. Jika nantinya Bumi Borneo dipastikan jadi salah satu peserta IBL, ya persiapkan diri baik-baik,” ucapnya.

Menghadapi musim baru, Bumi Borneo masih dalam tahap proses seleksi pemain. Sejumlah nama besar mengaku tertarik untuk bergabung dengan klub asal Kalimantan itu.

“Ketertarikan sejumlah pemain berpengalaman itu tentu semakin menerbitkan optimisme saya dalam menjalankan klub ini. Kemampuan dan pengalaman mereka, dipadukan dengan semangat putra asli Kalimantan, tentu akan menjadi kombinasi luar biasa,” kata Yansen Kamto.

Logo tim basket Bumi Borneo Baketball.
Logo tim basket Bumi Borneo Baketball. IBL Indonesia

Bumi Borneo akan fokus mencari bibit-bibit baru pemain basket dari Kalimantan. Mereka akan melakukan blusukan ke sejumlah sekolah dan klub amatir di Kalimantan untuk melakukan pencarian bakat.

"Kami ingin Bumi Borneo menjadi kebanggaan Kalimantan sehingga bisa menjadi wajah Kalimantan di pentas basket nasional," kata Yansen.

"Fokus utama kami saat ini adalah menerbitkan gairah basket di Kalimantan. Segala sesuatu ada prosesnya, termasuk dalam pembentukan tim ini. Saya orang yang percaya bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil," ujar sosok yang sudah membina sejumlah inkubasi bisnis startup itu.

Kisah Yansen Kamto yang seorang teknopreneur ini mirip dengan cerita Mark Cuban, pemilik klub NBA, Dallas Mavericks. Sosok yang masuk daftar 400 Orang Terkaya versi Forbes 2020 itu awalnya juga terlibat dalam sejumlah inkubasi bisnis startup hingga akhirnya terjun ke bisnis olahraga pada awal tahun 2000.

Cuban sukses menyulap Dallas Mavericks dari tim yang sulit meraih 40 persen kemenangan dalam 20 tahun terakhir kiprahnya di NBA, menjadi tim langganan lolos ke babak play-off. Profesionalisme Cuban dalam mengelola klub basket itu berujung dengan gelar juara NBA tahun 2011.

Musim baru IBL rencananya akan dimulai pada Januari 2022. Kehadiran Bumi Borneo tentu akan semakin menyemarakkan kompetisi elite bola basket Tanah Air tersebut.

Baca Juga Berita IBL Lainnya:

IBL Sudah Dapat Dukungan Menpora untuk Gelar Kompetisi Tahun 2022

Mengenal Keluarga Baru IBL Indonesia 2022, Bumi Borneo dari Kalimantan Barat

Tag

Video

Berita Terkait

IBL

Jumat, 27 Agustus 2021

Tahan Dulu! Abraham Damar dan Bintang IBL 2022 Ajak Kita Perangi Hoax Covid-19

Abraham Damar Grahita dan beberapa bintang IBL terlibat dalam kampanye terbaru IBL yang diluncurkan Kamis (26/8/2021).

IBL

Jumat, 27 Agustus 2021

Andre Adrianno, Penambal Kelemahan Prawira Bandung di IBL 2022

Prawira Bandung dinilai melakukan langkah strategis di off season IBL dengan memperpanjang kontrak beberapa pemain, dan merekrut pemain baru.

IBL

Jumat, 27 Agustus 2021

Bergabung dengan Prawira Bandung, Alan As’Adi Incar Gelar Juara IBL 2022

Alan As’Adi optimistis bisa juara IBL bersama Prawira Bandung.

IBL

Jumat, 3 September 2021

Gelar Sidak Tim IBL, Junas Miradiarsyah Apresiasi Persiapan Dewa United Surabaya

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah tim kontestan IBL 2022.

Terbaru

IBL

Rabu, 13 Oktober 2021

Arki Dikania Wisnu Perpanjang Kontrak dengan Satria Muda, 5 Legenda Basket Indonesia Ini Berstatus One Man Club

Ini dia deretan legenda basket Indonesia yang berstatus One Man Club, Arki Dikania Wisnu berpotensi mengikuti jejak mereka.

IBL

Selasa, 12 Oktober 2021

Gading Marten Gabung West Bandits, Keterlibatan Artis di IBL Makin Terasa

Gading Marten mengikuti jejak rekannya sesama artis, Raffi Ahmad, untuk terlibat dalam IBL.

IBL

Rabu, 6 Oktober 2021

Kaleb Ramot Gabung Dewa United, 4 MVP Ini Comeback Setelah Tinggalkan IBL

Kaleb Ramot Gemilang jadi salah satu MVP yang kembali bermain setelah sempat meninggalkan IBL.

IBL

Rabu, 6 Oktober 2021

Curi Perhatian di PON XX Papua, Fernando Manansang Buka Kans Jadi Buruan Klub IBL

Fernando Franco Manansang berhasil mencuri perhatian saat tampil bersama Sulawesi Utara di PON XX Papua 2021.

IBL

Minggu, 3 Oktober 2021

Ali Bagir Manfaatkan PON XX Papua 2021 untuk Latih Skill dan Mental

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua jadi ajang bagi para pemain basket muda untuk unjuk gigi.

IBL

Rabu, 22 September 2021

Daftar Pemain IBL yang Tampil di PON XX Papua 2021, Bali Paling Banyak

Ada 35 pemain IBL yang akan memperkuat daerahnya dalam cabang basket putra PON XX Papua 2021.

IBL

Rabu, 22 September 2021

RANS PIK Basketball Gaet Mantan Pelatih CLS Knight Surabaya

RANS PIK Basketball akan ditangani oleh mantan pelatih CLS Knight Surabaya, Koko Heru Setyo Nugroho.

IBL

Minggu, 19 September 2021

5 Klub IBL yang Jadi Saudara Kandung Tim Sepak Bola di Indonesia

Olahraga profesional Indonesia mulai meniru eropa dengan banyaknya tim sepak bola yang punya klub basket

IBL

Jumat, 17 September 2021

Punya Visi Sama, Tangerang Hawks Pilih Eks Pelatih Satya Wacana untuk IBL 2022

Tangerang Hawks menunjuk Efri Meldi sebagai pelatih baru yang dianggap berhasil selama menukangi Satya Wacana.

IBL

Rabu, 15 September 2021

Kerap Berubah, Ini Daftar Klub IBL sejak 2016

Berikut jumlah peserta dan daftar klub IBL sejak 2016, kerap mengalami perubahan.
X