Kisah Kesetiaan Athmadi Mahendra pada Aspac meski Sering Jadi Cadangan

26 Juli 2020, 16:00 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Athmadi Mahendra (nomor 18) berpose bersama tim Aspac Jakarta di eranya. /(Dok. IBL)

  • Athmadi Mahendra merupakan salah satu pemain basket nasional yang setia dengan satu klub.
  • Meski selalu berada di bawah bayang-bayang pemain hebat, ia tak pernah ingin pindah dari Aspac Jakarta.
  • Persaingan ketat di posisi point guard justru dianggap tantangan bagi Athmadi Mahendra.

SKOR.id - Athmadi Mahendra merupakan salah satu pemain basket nasional yang dikenal sangat setia dengan satu klub (one man team).

Sepanjang kariernya, sosok yang dulunya berposisi point guard ini tak pernah pindah dari Aspac (sekarang Stapac) Jakarta, yang dibelanya periode 1997-2005.

Padahal, dulu Athmadi Mahendra cukup kesulitan untuk bisa menjadi point guard utama di tim milik Irawan Haryono tersebut.

Sebab, ia selalu bermain bersama para point guard top: A.F. Rinaldo, Ali Budimansyah, dan terakhir, Mario Wuysang. 

Meskipun selalu berada di bawah bayang-bayang tiga pemain tersebut, sosok yang akrab disapa Dimas Mbot ini tetap bertekad untuk terus membela Aspac.

Ketatnya persaingan di posisi point guard Aspac ternyata merupakan salah satu hal yang membuat dirinya bertahan di sana. 

"Saya bertahan di Aspac justru karena penasaran ingin bersaing dengan para point guard sekaliber A.F. Rinaldo, Ali Budimansyah, dan Mario Wuysang,"

"Saya suka berada di tim besar sekaliber Aspac. Banyak pengalaman saya dapat, apalagi di masa itu Aspac sering uji coba dengan tim luar negeri," Athmadi Mahendra mengungkapkan.

Salah satu hal yang membuatnya betah, Irawan Haryono, sebagai pemilik klub sangat peduli dengan masa depan para pemainnya.

Bahkan, biaya pendidikan untuk para pemain pun ditanggung oleh sosok yang biasa dipanggil Kim Hong tersebut.

"Pengalaman dan suasana tim itu sangat mahal di Aspac. Benar-benar menyenangkan bisa bermain di sana," ujar Athmadi Mahendra.

"Sosok Koh Kim Hong juga membuat tim ini luar biasa. Bahkan, jika ada pemain yang ingin mengambil S2, beliau pasti support," ia menuturkan. 

Meskipun lebih sering menjadi pemain pengganti, Athmadi Mahendra tak selamanya berada di posisi tersebut.

Pada IBL 2003, saat Aspac ditangani pelatih Filipina, Geraldo Ramos Villalon, ia kerap berperan sebagai starting five.

Namun, tempat di tim inti untuk Athmadi Mahendra bukan sebagai point guard, melainkan shooting guard.

Salah satu faktor yang membuat ia jadi pilihan utama di posisi shooting guard adalah cederanya Denny Sumargo.

"Awalnya, Denny Sumargo cedera saat uji coba di Filipina. Bong Ramos (panggilan Geraldo Ramos Villalon) menunjuk saya sebagai shooting guard pengganti dengan tugas utama untuk defense," ucap Athmadi Mahendra

Dimas Mbot pernah dapat tawaran gabung ke Bhinneka Solo pada 2005, namun ditolaknya. Kini Athmadi Mahendra hanya bermain pada tim komunitas basket di sekitar pemukimannya.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia

Berita Basket Lainnya:

IBL 2020 Lanjut 13-27 Oktober, Tim Dituntut Patuhi Protokol Kesehatan

Daniel Wenas Punya Mimpi Tampil di Piala Dunia 2023 

 

  • Sumber: iblindonesia.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Basket

    Sabtu, 2 Mei 2020

    Ali Budimansyah Sebut Full Day School Hambat Pembinaan Basket

    Ali Budimansyah, menyebut waktu anak-anak berlatih basket kini sangat terbatas.

    Basket

    Minggu, 10 Mei 2020

    Adik Pebasket Adhi Pratama Terjebak di India akibat Covid-19

    Adik Adhi Pratama, terusir dari tempat tinggalnya di India saat situasi lockdown.

    Basket

    Kamis, 2 Juli 2020

    Berawal dari IOCX Kemenpora, Andreas Nico Tembus Dunia Freestyle Basket Internasional

    Kejuaraan freestyle basket IOXC Kemenpora punya kenangan tak terlupakan bagi Andreas Nico Lukifala karena berdampak besar bagi kariernya.

    Terbaru

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    4 Kandidat Klub Baru IBL Lolos ke Tahap Proses Verifikasi Akhir

    IBL akan mengeliminasi dua klub pada tahap proses verifikasi akhir dan akan menghadirkan klub dari kota yang belum ada musim ini.

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Waspada Covid-19, IBL 2021 Mungkin Kembali ke Format 2016

    IBL berpotensi memakai sistem seri panjang seperti pada edisi 2016 jika pandemi Covid-19 tak juga mereda, tahun depan.

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Pindah Home Base, West Bandits Jakarta Bakal Jadi Wakil Solo di IBL 2021

    Secara prinsip, stakeholder basket Kota Solo bakal menduking West Bandits Solo yang tengah berjuang menjadi peserta IBL 2021.

    IBL

    Rabu, 12 Agustus 2020

    Bali United Jadi Salah Satu Kandidat Kontestan Baru IBL 2021

    Bali United jadi satu di antara empat tim yang disebut bakal menjadi kontestan baru pada IBL 2021.

    IBL

    Selasa, 11 Agustus 2020

    Tjetjep Firmansyah, Pelatih Basket Legendaris yang Mantan Pemain Timnas Bola Keranjang

    Tjetjep Firmansyah, pelatih basket yang pernah menjadi pemain Timnas bola keranjang di Kejuaraan Dunia 1982

    IBL

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Sukses Jadi Pemain dan Pelatih, Johannis Winar Lahir dari Keluarga Basket

    Johannis Winar yang sukses saat menjadi pemain dan pelatih ternyata lahir dari keluarga basket.

    IBL

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Kencana Wukir, Sosok yang Membuat Pacific Caesar Ditakuti

    Kencana Wukir jadi sosok yang berjasa membawa Pacific Caesar Surabaya melaju ke empat besar IBL musim lalu.

    IBL

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Indra Muhammad Gemar Slam Dunk, Resepnya Lompat Tali

    Pemain Pacific Caesar, Indra Muhammad, gemar melakukan slam dunk. Hal itu disebabkan kebiasaanya melakukan lompat tali.

    IBL

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Bima Perkasa Putus Kontrak dengan Kepala Pelatih Raoul Miguel Hadinoto

    Bima Perkasa tidak memperpanjang kontrak kepala pelatih Raoul Miguel “Eboss” Hadinoto, dua asisten, dan satu staf pelatih.

    IBL

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Sudah Gelar Swab Test, Satria Muda Siap Kembali Latihan

    Para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta kini tinggal menunggu hasil swab test keluar sebelum berlatih untuk menyongsong lanjutan IBL 2020.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X