Indonesia Punya 6 Pemain Basket Naturalisasi, Ini Daftarnya

29 November 2020, 15:44 WIB
Editor: Lily Indriyani
Aksi pemain naturalisasi, Lester Prosper, kala memperkuat Indonesia Patriots dalam laga seri kedua IBL 2020 yang digelar di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jumat (17/1/2020) s /IBL Indonesia

  • Indonesia memiliki 6 pemain basket naturalisasi. 
  • Dari keenam pemain naturalisasi yang ada, hanya tiga yang pernah berlaga dalam IBL.
  • Jamarr Andre Johnson jadi pemain naturalisasi tersukses di IBL karena mampu juara dengan dua klub berbeda. 

SKOR.id - Para pemain basket naturalisasi di Indonesia bisa bernapas lega, seiring perubahan aturan oleh Indonesian Basketball League (IBL). 

Mereka yang berpaspor hijau, yang sebelumnya terhalang dengan keberadaan pemain asing, bisa dipekerjakan dengan leluasa oleh klub-klub di Tanah Air.

Misalnya, Ebrahim Enguio Lopez yang membawa Aspac (sekarang Stapac) Jakarta juara NBL Indonesia 2013-2014, tersingkir dari liga basket Indonesia. 

Penyebabnya, kehadiran pemain asing, berikut regulasinya pada IBL 2017. Pun demikian dengan Anthony Hargrove dan Anthony Wayne Cates Jr.

Saat ini, kedua pemain tersebut tak diketahui keberadaannya sejak tak lagi tampil dalam kasta tertinggi liga basket di Indonesia tersebut. 

Berikut enam pemain naturalisasi Indonesia yang bisa dipekerjakan klub IBL pada 2021: 

1. Lester Prosper

Lester Prosper asal Amerika Serikat (AS) dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Basket Indonesia. Status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) didapatnya awal November lalu.

Dengan kebijakan baru yang diterapkan oleh IBL, maka Lester Prosper berpotensi menjadi rebutan klub-klub IBL untuk musim 2021.

Apalagi, saat membawa Indonesia mengalahkan Thailand, 90-76, pada Window II Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021, Lester Prosper tampil ciamik dengan torehan 22 poin.

2. Brandon Jawato

Brandon Jawato juga dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas basket Indonesia. Ia disumpah sebagai WNI berbarengan dengan Lester Prosper.

Anehnya, pada IBL 2016, ia sudah memperkuat Pelita Jaya Bakrie Jakarta meski belum dapat status WNI. Saat itu, IBL belum membolehkan klub mempekerjakan pemain asing.

Saat membela Pelita Jaya, Brandon Jawato mampu membawa tim milik keluarga Bakrie tersebut menjadi runner up IBL.

Tiga tahun berselang atau pada 2019, Brandon Jawato membawa CLS Knights Indonesia jadi kampiun ASEAN Basketball League (ABL).

3. Ebrahim Enguio Lopez

Ebrahim Enguio Lopez dinaturalisasi pada 2013 agar bisa membela Aspac Jakarta pada NBL Indonesia 2013-2014. Ia bertahan di klub tersebut hingga IBL 2016.

Selama membela Aspac, Ebrahim Enguio Lopez menjadi bintang dan mampu membawa klubnya tersebut juara NBL Indonesia 2013-2014.

Sayang, saat IBL membuka pintu untuk pemain asing pada 2017, dirinya tersingkir dan tak pernah lagi tampil dalam liga basket Tanah Air.

Saat ini, pemain yang akrab disapa Biboy tersebut memperkuat salah satu tim yang turun dalam Liga Basket Filipina (PBA), Muntinlupa Cagers.

4. Anthony Hargrove Jr.

Anthony Hargrove Jr dapat status WNI, awal 2017. Kemudian, dirinya memperkuat Aspac Jakarta saat berlaga dalam IBL 2017. 

Dan, sebagai konsekuensi dari aturan lama, Aspac hanya bisa memakai satu pemain asing, kala itu, yakni Pierre Handerson. 

Sayang, akibat keinginan manajemen Aspac memiliki point guard asing, Anthony Hargrove Jr pun didepak. Posisinya digantikan oleh Dom Williams.

5. Anthony Wayne Cates Jr. 

Anthony Wayne Cates Jr sempat masuk daftar pemain Pelita Jaya pada NBL Indonesia 2014-2015. Namun, ia tak sekalipun diturunkan oleh klubnya itu. 

Hal itu dikarenakan proses naturalisasi Anthony Wayne Cates Jr belum selesai. Ia baru disumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2018.

6. Jamarr Andre Johnson

Di antara nama-nama lainnya, Jamarr Andre Johnson boleh dibilang sebagai pemain naturalisasi teusukses dalam sejarah perjalanan IBL.

Jamarr Andre Johnson mampu juara bersama dua klub berbeda, yakni CLS Knights Surabaya (2016) dan Satria Muda Pertamina Jakarta (2017-2018).

Tak hanya bermain di liga, Jamarr Andre Johnson juga memperkuat timnas Indonesia untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. 

Sayang, dirinya "menghilang" dari liga setelah divonis cedera achilles pada IBL 2018-2019. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita IBL Lainnya: 

IBL Resmi Longgarkan Aturan Pemain Naturalisasi

IBL 2021 Tanpa Pemain Asing, Begini Penjelasan Manajemen

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Basket

Sabtu, 14 November 2020

Paspor Lester Prosper dan Brandon Jawato Terbit, Kans Memperkuat Timnas Membesar

Kans Lester Prosper dan Brandon Jawato memperkuat Timnas Indonesia makin besar setelah paspor mereka terbit.

Basket

Rabu, 18 November 2020

FIBA Resmikan Brandon Jawato sebagai Pemain Lokal Indonesia

Brandon Jawato akhirnya sudah dipastikan dapat membela timnas basket Indonesia pada pertandingan di kualifikasi Asia Cup 2021.

Terbaru

IBL

Sabtu, 23 Januari 2021

Abraham Wenas Wujudkan Mimpi Punya Vespa dari Bermain Basket

Abraham Wenas mengaku senang bisa memiliki Vespa dari kerja kerasnya sebagai pebasket profesional.

IBL

Jumat, 22 Januari 2021

Abraham Damar Grahita Akui Protokol IBL Lebih Baik Ketimbang FIBA

Pemain Prawira Bandung, Abraham Damar mengakui bahwa sejatinya protokol kesehatan Indonesian Basketball League (IBL) sudah lebih baik ketimbang aturan di FIBA.

IBL

Jumat, 22 Januari 2021

PPKM Diperpanjang, Bima Perkasa Berharap Sistem Bubble Selamatkan IBL 2021

Bima Perkasa Yogyakarta berharap agar panitia IBL 2021 terus memperjuangkan sistem gelembung yang aman dan terjangkau.

IBL

Selasa, 19 Januari 2021

Pebasket Senior Louvre Dewa United Ini Berikan Tips Jaga Kebugaran

Pemain Louvre Dewa United Surabaya, Wendha Wijaya memberikan tips dalam menjaga kebugaran.

IBL

Rabu, 13 Januari 2021

Pemain Satria Muda Ini Nilai IBL Sudah Memiliki Protokol Kesehatan yang Baik

Sandy Ibrahim menyebut penerapan sistem bubble sudah sesuai standar

IBL

Selasa, 12 Januari 2021

Wasit FIBA Asal Indonesia Sayangkan Penundaan Kompetisi IBL 2021

Wasit FIBA asal Indonesia, Harja Jaladri menyayangkan kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2021 ditunda.

IBL

Senin, 11 Januari 2021

Pemain NSH Mountain Gold Timika Sebut Penundaan IBL 2021 Dapat Memengaruhi Psikis

Pemain NSH Mountain Gold Timika, Rizky Effendi, mengaku tidak masalah terkait penundaan Indonesia Basketball League (IBL) 2021.

IBL

Minggu, 10 Januari 2021

IBL 2021 Mundur Lagi, Rookie Bima Perkasa Tak Ingin Larut dalam Kekecewaan

David Pandjaitan akui sempat kecewa sebelum akhirnya legawa dengan penundaan tip-off IBL 2021.

IBL

Minggu, 10 Januari 2021

Curhatan Dua Pemain Prawira Bandung Setelah IBL 2021 Ditunda

Dua pemain Prawira Bandung, Diftha Pratama dan Raymond Shariputra, mengaku sedih karena gelaran IBL 2021 kembali ditunda.

IBL

Minggu, 10 Januari 2021

IBL 2021 Ditunda, Prawira Bandung Kecewa sekaligus Pasrah

Pelatih Prawira Bandung, Andre Yuwadi, mengaku kecewa sekaligus pasrah dengan penundaan IBL 2021 akibat PPKM.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X