IBL Resmi Longgarkan Aturan Pemain Naturalisasi

29 November 2020, 14:48 WIB
Editor: Lily Indriyani
Ekspresi pemain Timnas Basket Indonesia, Brandon Jawato, saat menjalani laga kontra Thailand dalam window II Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 yang digelar di Manama, Bahrain, pada Sabtu (28/11/2020). /(Dok. YouTube FIBA)

SKOR.id - Indonesian Basketball League (IBL) akhirnya melonggarkan aturan terkait pemain naturalisasi mulai musim 2021.  

Ketika para pemain asing kembali menghiasi IBL 2022, setiap klub diperbolehkan menggunakan satu pemain naturalisasi.

Pada musim-musim sebelumnya, IBL mengurangi jatah pemain asing setiap klub yang memakai jasa pemain naturalisasi.

Misalnya, IBL 2017, 2017-2018, dan 2018-2019, tim yang memakai 1 pemain naturalisasi boleh memakai satu pemain asing.

Satria Muda Pertamina Jakarta pada IBL 2017-2018 dan 2018-2019, menggunakan jasa pemain naturalisasi, Jamarr Andre Johnson.

Hasilnya, Satria Muda cuma bisa memakai 1 pemain asing, yakni Dior Lowhorn. Namun, pada IBL 2020, jatah pemain asing bertambah jadi 3.

Dengan kata lain, jika ada klub yang memiliki pemain naturalisasi, mereka hanya boleh menggunakan 2 pebasket asing.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengatakan, dengan dilonggarkannya aturan naturalisasi, tim bisa memaksimalkan jatah pemain asing

Adapun proyeksi untuk IBL 2022, jatah pemain asing tiap klub kembali menjadi 2. Sedangkan untuk musim 2021, IBL meniadakan pemain asing.

Meskipun nantinya setiap tim memiliki 2 pemain asing dan 1 naturalisasi, tidak semuanya dapat diturunkan bersamaan di lapangan.

"Klub hanya boleh memakai 1 pemain asing dan 1 pemain naturalisasi atau 2 pemain asing. Tak bisa ketiganya turun di lapangan dalam waktu sama."

"Pemain naturalisasi juga harus mendapatkan izin tertulis dari PP Perbasi untuk bisa bermain di IBL," Junas Miradiarsyah menuturkan. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita IBL Lainnya: 

IBL 2021 Tanpa Pemain Asing, Begini Penjelasan Manajemen

Berlangsung di Dua Kota, IBL 2021 Kembali Terapkan Sistem Divisi

  • Sumber: iblindonesia.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Terbaru

    IBL

    Sabtu, 23 Januari 2021

    Abraham Wenas Wujudkan Mimpi Punya Vespa dari Bermain Basket

    Abraham Wenas mengaku senang bisa memiliki Vespa dari kerja kerasnya sebagai pebasket profesional.

    IBL

    Jumat, 22 Januari 2021

    Abraham Damar Grahita Akui Protokol IBL Lebih Baik Ketimbang FIBA

    Pemain Prawira Bandung, Abraham Damar mengakui bahwa sejatinya protokol kesehatan Indonesian Basketball League (IBL) sudah lebih baik ketimbang aturan di FIBA.

    IBL

    Jumat, 22 Januari 2021

    PPKM Diperpanjang, Bima Perkasa Berharap Sistem Bubble Selamatkan IBL 2021

    Bima Perkasa Yogyakarta berharap agar panitia IBL 2021 terus memperjuangkan sistem gelembung yang aman dan terjangkau.

    IBL

    Selasa, 19 Januari 2021

    Pebasket Senior Louvre Dewa United Ini Berikan Tips Jaga Kebugaran

    Pemain Louvre Dewa United Surabaya, Wendha Wijaya memberikan tips dalam menjaga kebugaran.

    IBL

    Rabu, 13 Januari 2021

    Pemain Satria Muda Ini Nilai IBL Sudah Memiliki Protokol Kesehatan yang Baik

    Sandy Ibrahim menyebut penerapan sistem bubble sudah sesuai standar

    IBL

    Selasa, 12 Januari 2021

    Wasit FIBA Asal Indonesia Sayangkan Penundaan Kompetisi IBL 2021

    Wasit FIBA asal Indonesia, Harja Jaladri menyayangkan kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2021 ditunda.

    IBL

    Senin, 11 Januari 2021

    Pemain NSH Mountain Gold Timika Sebut Penundaan IBL 2021 Dapat Memengaruhi Psikis

    Pemain NSH Mountain Gold Timika, Rizky Effendi, mengaku tidak masalah terkait penundaan Indonesia Basketball League (IBL) 2021.

    IBL

    Minggu, 10 Januari 2021

    IBL 2021 Mundur Lagi, Rookie Bima Perkasa Tak Ingin Larut dalam Kekecewaan

    David Pandjaitan akui sempat kecewa sebelum akhirnya legawa dengan penundaan tip-off IBL 2021.

    IBL

    Minggu, 10 Januari 2021

    Curhatan Dua Pemain Prawira Bandung Setelah IBL 2021 Ditunda

    Dua pemain Prawira Bandung, Diftha Pratama dan Raymond Shariputra, mengaku sedih karena gelaran IBL 2021 kembali ditunda.

    IBL

    Minggu, 10 Januari 2021

    IBL 2021 Ditunda, Prawira Bandung Kecewa sekaligus Pasrah

    Pelatih Prawira Bandung, Andre Yuwadi, mengaku kecewa sekaligus pasrah dengan penundaan IBL 2021 akibat PPKM.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X