Cedera Membuat Adhi Pratama Sulit Bermain dengan Intensitas Tinggi

9 Oktober 2020, 19:10 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Emilio Dacre Parks (Hang Tuah_kiri) dan Adhi Pratama (Pelita Jaya_kanan) dalam pertandingan seri ketiga IBL Pertamax 2020 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). /Jessica Margaretha

  • Cedera tulang rawan lutut (meniskus) menjadi penyebab Adhi Pratama menyudahi kariernya sebagai pemain basket profesional.
  • Pemain Pelita Jaya Bakrie Jakarta ini mengaku masih bisa bermain basket, tetapi sulit melakukannya dengan intensitas tinggi.
  • Juara bersama Pelita Jaya di IBL 2017 adalah momen terindah dalam kariernya.

SKOR.id - Center Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Adhi Pratama, memutuskan pensiun sebagai pemain basket profesional meski usianya masih 27 tahun.

Masalah pada tulang rawan lutut (meniskus) menjadi penyebab mengapa eks pemain Tim Nasional ini gantung sepatu di usia emas sebagai seorang atlet. 

Setelah nyaris melewatkan IBL 2017 akibat masalah lutut, Adhi Pratama memang masih bisa bermain. Hanya saja, cederanya kambuhan.

Parahnya lagi, pemain yang identik dengan nomor punggung 14 ini mengaku sulit bermain dengan intensitas tinggi.

Adhi Pratama mengaku bisa saja menempuh jalur operasi untuk menyembuhkan cederanya. Namun, dirinya mengaku membutuhkan hitungan tahun untuk memastikan kepulihan.

"Kasus cedera seperti saya ini jarang terjadi. Sebetulnya, masih bisa untuk bermain basket, tetapi sulit melakukannya dengan intensitas tinggi," kata Adhi Pratama.

"Kalau operasi pun pemulihannya membutuhkan hitungan tahun. Dengan begitu, saya memutuskan pensiun dari basket," ia mengungkapkan.

Adhi Pratama mengaku sudah mempertimbangkan keputusan pensiun selama berbulan-bulan. Hal ini diakui memang berat, tetapi menjadi jalan terbaik. 

"Mungkin ke depan saya fokus usaha. Saya juga punya opsi untuk kerja di luar basket," ucapnya. 

Pada kesempatan ini, Adhi pun ingin berterima kasih kepada insan basket Indonesia yang sudah mendukung kiprahnya selama ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

IBL 2020 adalah musim terakhir saya bermain sebagai pemain basket profesional, dan keputusan ini sebenarnya sudah lama saya pikirkan dengan segala pertimbangan dan alasan. Terimakasih Basket Indonesia, lewat basket saya banyak belajar, mulai dari disiplin, kerja keras, fokus, konsistensi dan lain-lain. Banyak yang sudah saya dapat di 11 tahun saya berkarir. Banyak terimakasih kepada Pelita Jaya, yang sudah banyak memberikan saya pengalaman yang sangat indah di 6 tahun saya disini. Saya pamit untuk undur diri kepada semua teman2 dan fans basket Indonesia, mohon maaf kalo ada kesalahan dan tingkah laku saya yang kurang berkenan. Adhi Pratama PAMIT (tamat) Thx @backtobackhoops for the video

A post shared by Adhi Pratama ???????? #AP14 (@adhipratama14) on

Meskipun kariernya tidak panjang --"baru" 11 tahun-- Adhi Pratama tergolong pebasket yang sukses di Indonesia.

Pada NBL Indonesia 2014-2015, Adhi Pratama berhasil menyabet penghargaan most valuable player (MVP). Padahal, itu adalah musim pertamanya bermain di Pelita Jaya.

Sebelum membela klub milik keluarga Bakrie itu, Adhi Pratama melantai di Hangtuah Sumatera Selatan yang sekarang bernama Amartha Hangtuah.

Namun, menjadi pemain terbaik bukanlah momen terindah dalam karier basketnya.

Sukses juara bersama Pelita Jaya di IBL 2017 diakui Adhi sebagai waktu terbaiknya selama berada di basket profesional.

Pada musim itu, Adhi memang lebih banyak absen. Bahkan, ia baru kembali bermain pada akhir musim reguler.

Ia pun tampil konsisten dan akhirnya sukses mengantarkan Pelita Jaya menundukkan Satria Muda Pertamina Jakarta di final.

"Saya butuh penantian tiga musim untuk membawa Pelita Jaya juara. Itu adalah masa yang sangat indah. 'Pecah' banget pokoknya itu," Adhi Pratama menuturkan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Basket Lainnya:

Center Pelita Jaya, Adhi Pratama Menyatakan Pensiun ''Dini'' Sebagai Pebasket

IBL 2020 Dihentikan, Pemimpin Klasemen NSH Jakarta Legawa

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

IBL

Minggu, 4 Oktober 2020

Turun di IBL, Ini Dua Misi West Bandits Solo

West Bandits Solo tak hanya ingin membangkitkan kembali gairah basket di Kota Solo tapi juga mensejahterakan pemain.

IBL

Rabu, 7 Oktober 2020

IBL 2020 Berakhir Tanpa Juara, Persaingan Sengit Berakhir Antiklimaks

IBL 2020 resmi dihentikan tanpa ada klub yang meraih juara. Padahal, musim ini, IBL berjalan sangat ketat.

IBL

Rabu, 7 Oktober 2020

IBL 2020 Resmi Dihentikan, Ini Akibat untuk Kompetisi Musim Depan

Penghentian IBL 2020 berdampak pada kompetisi musim depan. Salah satunya soal IBL Draft yang biasanya ditentukan dari peringkat.

Terbaru

IBL

Rabu, 21 Oktober 2020

Prawira Bandung Liburkan Latihan, Diftha Pratama Antusias Kerjakan PR

Diftha Pratama mengaku antusias menyelesaikan pekerjaan rumah dari tim pelatih Prawira Bandung selama libur latihan.

IBL

Minggu, 18 Oktober 2020

Daftar Pemenang IBL Awards 2020: Abraham Damar Grahita MVP

Berikut daftar lengkap peraih penghargaaan pada IBL Awards 2020.

IBL

Jumat, 16 Oktober 2020

Wasit Basket Internasional Ini Tanggapi Penghentian IBL 2020

Wasit FIBA asal Indonesia, Harja Jaladri, menerima keputusan penghentian lanjutan IBL 2020 meski dirinya mengaku tak sabar.

IBL

Rabu, 14 Oktober 2020

IBL 2020 Berhenti, Louvre Surabaya Tetap Berlatih demi Mengasah Pemain Muda

Demi mengasah kemampuan pemain muda, Louvre Surabaya tetap melanjutkan latihan meskipun IBL 2020 dinyatakan berhenti total.

IBL

Sabtu, 10 Oktober 2020

Menunggu Kejelasan IBL 2021, Satria Muda Pertamina Jakarta Liburkan Latihan

Satria Muda Pertamina meliburkan latihan setelah pengumuman penghentian IBL 2020.

IBL

Jumat, 9 Oktober 2020

Cedera Membuat Adhi Pratama Sulit Bermain dengan Intensitas Tinggi

Adhi Pratama memutuskan pensiun sebagai pemain basket lantaran kesulitan tampil dengan intensitas tinggi imbas dari cedera.

IBL

Jumat, 9 Oktober 2020

IBL 2020 Dihentikan, Pemimpin Klasemen NSH Jakarta Legawa

NSH Jakarta mengaku legawa dengan keputusan pengelola liga yang menghentikan IBL 2020 secara permanen.

IBL

Kamis, 8 Oktober 2020

Center Pelita Jaya, Adhi Pratama Menyatakan Pensiun ''Dini'' Sebagai Pebasket

Adhi Pratama memutuskan pensiun dari basket. Ia telah membawa Pelita Jaya menjadi juara IBL 2017 dan meraih MVP pada NBL 2014-2015

IBL

Rabu, 7 Oktober 2020

IBL 2020 Resmi Dihentikan, Ini Akibat untuk Kompetisi Musim Depan

Penghentian IBL 2020 berdampak pada kompetisi musim depan. Salah satunya soal IBL Draft yang biasanya ditentukan dari peringkat.

IBL

Rabu, 7 Oktober 2020

IBL 2020 Berakhir Tanpa Juara, Persaingan Sengit Berakhir Antiklimaks

IBL 2020 resmi dihentikan tanpa ada klub yang meraih juara. Padahal, musim ini, IBL berjalan sangat ketat.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X