Baru Tahun Pertama Ikut IBL, Louvre Surabaya Raup Pemasukan Besar dari Merchandise

14 Juni 2020, 23:30 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
Daniel Timothy Wenas (kiri), small forward Louvre Surabaya, menjadi salah satu pemain yang mampu mengangkat popularitas klubnya sebagai debutan di IBL. Tampak Daniel sedang mendengar arahan pelatih Andika Supriadi dalam pertandingan seri ketiga IBL Pertamax 2020 di Mahaka Arena, Jakarta, 1 Februari 2020. /Jessica Margaretha/Skor.id

  • Meskipun berstatus klub pendatang baru IBL, Louvre Surabaya sudah mampu meraup banyak pemasukan dari penjualan merchandise.
  • Ini berkat kreativitas manajemen Louvre Surabaya dalam membangun brand image klub.
  • Meskipun bermarkas di Surabaya, pencinta Louvre tak hanya berasal dari Kota Pahlawan. 

SKOR.id - Klub pendatang baru di Indonesian Basketball League (IBL), Louvre Surabaya, benar-benar sukses membangun brand image mereka.

Baru tahun pertama ikut IBL pada usim 2020 ini, mereka sudah bisa meraup pemasukan dari penjuaran merchandise.

Bahkan, bisnis pernak-pernik klub ini telah menyelamatkan keuangan milik perusahaan perhotelan, PT Louvre Hotels, tersebut selama pandemi Covid-19.

Berita Basket Lainnya: DBL Academy Siasati Pandemi dengan Inovasi Program

Pemilik Louvre, Erick Herlangga, mengatakan, selama pandemi Covid-19, penjualan jersi Louvre justru meningkat signifikan.

Padahal, harga kostum Tim Buaya Darat lebih mahal dibandingkan dengan klub-klub kontestan IBL lainnya. 

Larisnya merchandise Louvre menjadi bukti jika promosi mereka sukses menggaet fans. Meskipun baru semusim tampil di IBL, Louvre sudah memiliki banyak penggemar.

"Branding berhasil kami tonjolkan. Selain itu, koneksi dengan fans sukses kami jalin. Pembuatan konten-konten di sosial media memegang peranan," ucap Erick Herlangga.

"Kami buat reality show yang melibatkan emosi penoton. Kami juga membuat wawancara interaktif sehingga fans bisa lebih dekat dengan Louvre."

Erick Herlangga menyebut hasil kerja keras tim dan manajemen Louvre sekarang bisa dirasakan. "Saat pandemi, jersi laris. Merchandise lain juga terjual semua," katanya.

Berita IBL Lainnya: Sukses Mario Wuysang dan Arki Dikania Wisnu, Bukti Kualitas Didikan Basket AS

Selain itu, dari materi pemain, Louvre diisi oleh nama-nama top di jagat basket Indonesia. Sebut saja Daniel Wenas, Galank Gunawan, Dimaz Muharri, dan Wendha Wijaya.

Pemain-pemain tersebut memiliki banyak fans di Louvre. Terutama Daniel Wenas yang merupakan pemain dengan jumlah followers Instagram terbanyak, 294 ribu. 

Meskipun bermarkas di Surabaya, basis penggemar Louvre tidak hanya terpusat di Kota Pahlawan.

Erick Herlangga menyatakan, Louvre berusaha melebarkan sayap di seluruh kota Indonesia dengan cara membuka sekolah basket.

"Jadi, meskipun bermarkas di Surabaya, kami membuka diri untuk sekolah di kota lain," Erick Herlangga.

"Jadi ketika main di Yogyakarta atau Bandung, ada 300 orang yang datang untuk latihan bersama."  

 

  • Sumber: iblindonesia.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    IBL

    Jumat, 10 Januari 2020

    Profil Tim Peserta IBL 2020: Louvre Surabaya

    Berstatus sebagai tim debutan, klub asal Surabaya ini mengincar play-off.

    IBL

    Jumat, 22 Mei 2020

    IBL Vakum, Pelatih Louvre Surabaya Jualan Sembako dan Risol

    Pelatih Louvre Surabaya, Andika Supriadi Saputra, memilih berbisnis sembako dan risol selama penangguhan IBL 2020 karena Covid-19.

    IBL

    Sabtu, 13 Juni 2020

    Antara Jakarta dan Yogyakarta, Ini Pilihan Amartha Hangtuah untuk Lokasi Lanjutan IBL 2020

    Direktur Operasional Amartha Hangtuah, Ferri Jufry, punya tiga alasan.

    Terbaru

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    4 Kandidat Klub Baru IBL Lolos ke Tahap Proses Verifikasi Akhir

    IBL akan mengeliminasi dua klub pada tahap proses verifikasi akhir dan akan menghadirkan klub dari kota yang belum ada musim ini.

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Waspada Covid-19, IBL 2021 Mungkin Kembali ke Format 2016

    IBL berpotensi memakai sistem seri panjang seperti pada edisi 2016 jika pandemi Covid-19 tak juga mereda, tahun depan.

    IBL

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Pindah Home Base, West Bandits Jakarta Bakal Jadi Wakil Solo di IBL 2021

    Secara prinsip, stakeholder basket Kota Solo bakal menduking West Bandits Solo yang tengah berjuang menjadi peserta IBL 2021.

    IBL

    Rabu, 12 Agustus 2020

    Bali United Jadi Salah Satu Kandidat Kontestan Baru IBL 2021

    Bali United jadi satu di antara empat tim yang disebut bakal menjadi kontestan baru pada IBL 2021.

    IBL

    Selasa, 11 Agustus 2020

    Tjetjep Firmansyah, Pelatih Basket Legendaris yang Mantan Pemain Timnas Bola Keranjang

    Tjetjep Firmansyah, pelatih basket yang pernah menjadi pemain Timnas bola keranjang di Kejuaraan Dunia 1982

    IBL

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Sukses Jadi Pemain dan Pelatih, Johannis Winar Lahir dari Keluarga Basket

    Johannis Winar yang sukses saat menjadi pemain dan pelatih ternyata lahir dari keluarga basket.

    IBL

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Kencana Wukir, Sosok yang Membuat Pacific Caesar Ditakuti

    Kencana Wukir jadi sosok yang berjasa membawa Pacific Caesar Surabaya melaju ke empat besar IBL musim lalu.

    IBL

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Indra Muhammad Gemar Slam Dunk, Resepnya Lompat Tali

    Pemain Pacific Caesar, Indra Muhammad, gemar melakukan slam dunk. Hal itu disebabkan kebiasaanya melakukan lompat tali.

    IBL

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Bima Perkasa Putus Kontrak dengan Kepala Pelatih Raoul Miguel Hadinoto

    Bima Perkasa tidak memperpanjang kontrak kepala pelatih Raoul Miguel “Eboss” Hadinoto, dua asisten, dan satu staf pelatih.

    IBL

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Sudah Gelar Swab Test, Satria Muda Siap Kembali Latihan

    Para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta kini tinggal menunggu hasil swab test keluar sebelum berlatih untuk menyongsong lanjutan IBL 2020.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X